Bagaimana Kota Musik Menarik Talenta dan Investasi

Investasi di Kota Musik

Musik dapat memiliki peran penting dalam menarik dan mempertahankan talenta dan investasi dalam konteks ekonomi kota yang lebih luas. Berikut beberapa wawancara dengan pengelola kota sehubungan dengan hal tersebut (dikelola dari berbagai sumber):

Damian Cunningham, Direktur Audience & Sector Development di Australia National Live Music Office mengatakan bahwa, “Sudah menjadi rahasia umum bahwa seni dapat menarik orang untuk pindah ke sebuah kota dan menarik perhatian industri. Karenanya, saat ini ada gerakan besar-besaran di level pemerintah pusat dan daerah di Australia, yang bermaksud mengembangkan musik di daerahnya masing-masing, untuk menarik perhatian anak muda dan pengusaha”. (Catatan: termasuk Live Music and Performance Plan dari pemerintah kota Sydney).

Kota Montreal, Kanada, mempromosikan diri sebagai “metropolis budaya” dan “kota festival”. Kota ini sudah memiliki banyak kebijakan publik yang mendukung berkembangnya sektor musik. Emmanuelle Hébert dari Departemen Budaya mengatakan investasi yang masuk sangat bergantung pada “persepsi merek (kota)”. Tentunya, faktor-faktor ekonomi yang mendasar harus terpenuhi terlebih dahulu. Tapi pertanyaannya, apa yang bisa membedakan Montreal dengan kota lain? Emanuelle percaya bahwa ekosistem seni yang kaya, termasuk musik, adalah faktor kunci.

Richard Florida, penulis buku “The Rise of the Creative Class” dan pendiri website publikasi kehidupan kota “CityLab” juga mengiyakan bahwa skena musik yang berkembang akan menarik perhatian anak muda ke kota tertentu. Mereka tidak hanya akan bekerja di bidang musik, tetapi di sektor lain juga termasuk teknologi. Menurut Richard, talenta-talenta terbaik di dunia sekarang sangat mobile dan berpindah-pindah tempat tinggal untuk bekerja. Bagi banyak kota, menarik talenta berbakat dan berpendidikan tinggi akan menjadi tantangan berat, karena persaingan global. Dan musik, dapat menjadi bagian penting dalam kesuksesan rekrutmen talenta tersebut.

Di Gothenburg, Swedia, Fredrik Sandsten, seorang Manajer Event Musik di perusahaan agensi pariwisata mengatakan, “Gothenburg adalah kota industrial dan banyak terdapat pabrik-pabrik yang dimiliki perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan tersebut menginginkan seni, budaya dan musik untuk berkembang, karena mereka melihat bahwa itu bisa menarik anak muda ke kota tersebut”. (Ujungnya, anak-anak muda tersebut bisa bekerja di perusahaan-perusahaan mereka).

Sebuah study tentang jaringan musik di kota Nashville juga mengidentifikasi hubungan erat musik dengan bagian lain dari ekonomi. Catatan dari studi tersebut: “Daya tarik Nashville sebagai kota dan wilayah adalah kualitas hidup yang superior, biaya hidup yang terjangkau, dan secara sangat signifikan, budaya dan kreatifitas khas yang sangat terkenal. Membangun basis talenta kreatif yang dibutuhkan oleh berbagai industri jadi lebih mudah karena sektor bisnis unggul di kota tersebut (musik) sangat dekat dengan kreativitas”.

Sebuah Kota Musik yang sukses dapat juga dapat mendukung perkembangan skill di sektor lain, seperti sound engineer, produser video, disainer grafis, dan lain sebagainya.

Andrea Goetzke, seorang produser budaya di Berlin, mendeskripsikan sambungan antara bisnis musik dan teknologi. Katanya, “Hal tersebut terjadi secara organik. Dimulai ketika 2 perusahaan teknologi besar di Berlin yang awalnya tumbuh dari komunitas musik. Malah, CEO-nya adalah bagian dari skena musik sebelum pindah ke sektor teknologi. Akhirnya banyak yang mengikuti langkah mereka. Sekarang ini ada lebih dari 800 orang yang bekerja di sektor teknologi musik di Berlin.” (termasuk SoundCloud).

 

, ,

No comments yet.

Leave a Reply