Laporan “Live Music Census” dari Kota Bristol

Bristol-Live-Music-Census

Bucks New University dan UK Music menerbitkan laporan berjudul “Bristol Live Music Census Report”. Isinya adalah gambaran bagaimana kontribusi ekonomi live musik terhadap kota tersebut dan apa ancaman dan kendala yang dihadapi.

Sebagai perspektif, kota Bristol memiliki luas 110 km persegi dengan populasi 450 ribu orang (lebih kecil dari Bandung yang luasnya 167.7 km persegi dengan populasi 2,4 juta orang).

Kesimpulan dari laporan tersebut seperti di bawah ini:

  • Live music berkontribusi £123 juta (atau sekitar Rp 2,5 trilyun, kurang lebih setara dengan total kontribusi ekonomi seni pertunjukan di Indonesia; BPS, 2013) di tahun 2015.
  • Ada 94 venue khusus live music di kota tersebut.
  • Venue yang berpartisipasi dalam studi rata-rata memiliki kapasitas 210 penonton.
  • 41% dari penonton mengatakan mereka nonton musik 3 kali atau lebih sebulan.
  • 32% mengeluarkan uang £20-£50 perbulan (Rp 400 rb sampai Rp 1 juta).
  • Penonton mengeluarkan uang rata-rata £18 (hampir Rp 400rb) sebulan untuk membeli merchandise di saat konser berlangsung.
  • 24% penonton datang dari luar kota Bristol (turis musik).

,

No comments yet.

Leave a Reply