Pariwisata Skotlandia selain Golf, Wiski dan Pemandangan Alam: MUSIK

scotland

Musik jarang disebut jika ada diskusi tentang daya tarik pariwisata di Skotlandia. Tercatat wiski, golf, sejarah dan pemandangan alam adalah daya tarik utama yang membuat turis datang ke sana. Tetapi sekarang banyak bukti bahwa musik juga memperkuat potensi pariwisata yang sebelumnya tak pernah terlihat.

Menurut penelitian, orang yang datang ke Skotlandia untuk menikmati konser dan festival bernilai hampir £300 juta tahun lalu, hampir sebesar kontribusi pariwisata golf yang dianggap sudah mapan. Ada hampir 1 juta orang yang berkunjung untuk menikmati musik yang rata-rata mengeluarkan uang sebesar £111. Catatan penting untuk masa depan musik Skotlandia sendiri adalah, mereka tidak datang hanya untuk menonton artis besar, tapi juga artis lokal.

Yang belum dikenali adalah potensi pariwisata musik secara optimal, di luar pengunjung konser dan festival. Ada banyak bukti musik dapat menghasilkan wisatawan yang berkesinambungan, seperti misalnya Hamburg. The Beatles pernah tinggal di sana selama 2 tahun, dan Hamburg bisa mendapat keuntungan hingga sekarang. Untuk mengoptimalkan musik sebagai daya tarik pariwisata, banyak yang bisa dilakukan oleh sektor di luar musik. Seperti misalnya hotel-hotel bisa mengambil langkah-langkah yang lebih pro-aktif untuk mengenali peluang dan membuat paket yang menarik untuk turis musik, perusahaan transportasi membuat paket kunjungan ke festival dan lain sebagainya.

Sejauh ini, turis musik ke Skotlandia tidak hanya datang dari Eropa yang jaraknya dekat. Tetapi juga banyak yang datang dari Jepang hingga Amerika Selatan.

Pariwisata musik di Skotlandia dibahas di Music Tourist Summit minggu lalu di Glasgow. Ibukota Skotlandia ini juga masuk ke jaringan Unesco Creative City Network sebagai City of Music.

Bagaimana dengan Indonesia?

Pariwisata adalah salah satu sektor yang sedang, dan akan selalu, digenjot habis-habisan oleh pemerintah. Seharusnya banyak yang bisa dilakukan sektor musik untuk ikut berkontribusi dan menikmati hasilnya. Kuncinya adalah mengenali terlebih dahulu sumber daya musik yang dapat dioptimalkan untuk menjadi daya tarik pariwisata.

Sumber foto: Moyan Brenn (CC BY 2.0).

,

3 Responses to Pariwisata Skotlandia selain Golf, Wiski dan Pemandangan Alam: MUSIK

  1. Gunduk22 03/02/2017 at 9:36 am #

    pada pemerintahan jokowi padata tahun 2019 pariwisata digadang gadang akan mengalahakan devisa minyak dan gas,
    mari dukung pariwisata indonesia

  2. h15m4 18/02/2017 at 1:35 pm #

    wah wisata musik keren jg.

  3. Herman Sahdi 01/05/2017 at 1:07 am #

    Musik tradisional yang dikemas dan manage dengan bagus barangkali juga dapat menjadi salah satu minat wisata yang tentunya juga akan memperkuat identitas bangsa Indonesia. Selama ini sepertinya tidak banyak yang memunculkan musik tradisional sebagai potensi penting di negeri ini. Kalau musik tradisional semakin kuat maka budaya bangsa tidak akan mudah luntur.

Leave a Reply