Ambon Kota Musik

Ambon Kota Musik adalah upaya bersama Bekraf RI dan Pemerintah Kota Ambon untuk menjadikan musik sebagai alat utama membangun Kota Ambon.

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menjalin kerjasama lewat MoU dengan Pemerintah Kota Ambon untuk menjadikan Ambon sebagai Kota Musik dengan standar dunia. Wali Kota Musik diminta untuk merancang strateginya. Untuk itu, Wali Kota Musik menyarankan agar BEKRAF memberi dukungan 4 jenis dukungan yaitu:

  1. Perancangan roadmap.
  2. Jaringan internasional.
  3. Dukungan operasional harian.
  4. Strategi digital.

Untuk langkah 1, yaitu Perancangan Roadmap, Wali Kota Musik melakukan riset dan penjajakan dengan mengunjungi langsung Kota Ambon. Metodologi penelitiannya adalah focus group discussions, group meetings, brainstorming, personal interview. Framework yang digunakan adalah 5 Pilar Pembangunan Kota Musik, yaitu Musisi dan Komunitas, Infrastruktur, Proses Pendidikan, Pengembangan Industri serta Nilai Sosial dan Budaya.

Wali Kota Musik melakukan kunjungan sebanyak lima kali dan bertemu dengan 117 orang dari 20 jenis elemen masyarakat yang termasuk pemerintah Kota Ambon, kalangan akademisi, pelaku industri dan komunitas dari berbagai kalangan.

Setelah melakukan penjajakan, ditemukan masalah-masalah di sektor musik di Kota Ambon. Untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut, maka disusun 25 Action Plan untuk dilaksanakan di tahun 2017, dan divalidasi lewat acara Konsultasi Publik tanggal 13 Oktober 2016 di Kota Ambon.

Liputan media:

Categories

Client

Badan Ekonomi Kreatif RI