Independent Music Conference

Konferensi musik pertama di Indonesia yang mendiskusikan, mempertanyakan dan mendebat persoalan-persoalan ekosistem musik yang melibatkan 20 pembicara dari 5 negara.

Sebagai event pertama yang ada di Indonesia, Independent Music Conference menghasilkan 43 poin penting dari 5 panel diskusi yang terbagi membahas topik: Musik dan Kota Kreatif, Pendidikan Musik, Infrastruktur Musik, Membangun jejaring Musik di Asia dan Menciptakan ekosistem musik yang berkelanjutan.

20 pembicara dengan latar belakang pengetahuan yang beragam membahas gagasan penting dari pilar-pilar ekosistem musik di Indonesia dihadapan 95 delegasi eksklusif yang hadir dari kalangan musisi, praktisi, industri, asosiasi dagang, pendidikan serta pemerintah pusat dan daerah. Dari 20 pembicara, 5 memiliki gelar Doktor dan  5 bergelar Master.

Wali Kota Musik mengkurasi topik diskusi dan pembicara serta menggunakan jejaring lokal dan internasionalnya untuk mengadirkan pembicara dari 7 kota dan 5 negara.

Walikota Musik bekerjasama dengan sponsor dan partner sebagai berikut:

  1. Pemerintah Kota Bandung.
  2. Komite Ekonomi Kreatif Kota Bandung.
  3. Bandung Creative City Forum.
  4. British Council.
  5. UK-ID Festival.
  6. School of Business Management ITB.

Liputan Media:

  1. Tirto: Memangnya Gampang Membuat Kota Musik?
  2. Pikiran Rakyat: Jalan Panjang Menuju Kota Musik yang Ideal.
  3. Merdeka: Unjuk gigi sebagai jejaring kota kreatif Unesco, Bandung gelar IMC
  4. Detik: Bandung Gelar Independent Music Conference 2016

Categories

Client

Pemerintah Kota Bandung