Dalam Urusan Pajak, Genre Musik jadi Soal Hidup dan Mati

Ancient Chicago

Seperti banyak musisi lain, saya tidak suka musik yang saya ciptakan dimasukkan ke genre tertentu. Tetapi ketika menjadi industri, genre musik malah bisa menjadi urusan hidup dan mati.

Seperti dilaporkan Chicago Reader, pemerintah Cook County, di mana pemerintah Kota Chicago berada, berencana menagih pajak tertunda pada beberapa venue musik. Peraturan pajak yang disebut “Amusement Tax” mengatur bahwa venue musik dengan kapasitas hingga 750 orang tidak dikenakan pajak sebesar 3% tersebut, selama mereka menjual tiket untuk pertunjukan teater, pertunjukan musikal atau pertunjukkan seni budaya lainnya.

Masalahnya, pejabat pemerintah yang baru mendefinisikan pertunjukan-pertunjukan yang termasuk “seni” adalah teater, musik, opera, drama, komedi, balet, tari modern dan tradisional, pembacaan atau musikalisasi buku dan puisi.

Jadi musik Rap, country/folk dan rock ‘n’ roll tidak masuk ke kategori seni. Karenanya beberapa venue yang biasa menampilkan musik sejenis bisa-bisa ditagihkan pajak hingga periode enam tahun ke belakang dan tagihannya bisa mencapai $200.000 (atau 2,7 milyar rupiah kurs hari ini). Mengoperasikan venue musik adalah sebuah bisnis yang tidak menghasilkan keuntungan berlimpah. Jadi jika harus bayar pajak sebesar itu, pebisnis bisa sampai bangkrut.

Untungnya, akhirnya pemerintah mengakui dan memasukkan jenis musik tersebut ke kategori “seni”. Perdebatan pengertian genre musik yang jelas sekali berbeda ini terdengar bodoh untuk dibahas. Tetapi ternyata sangat penting untuk keperluan pajak. Ini adalah konsekuensi yang harus dihadapi ketika musik sudah menjadi alat strategis di dalam sebuah kota. Dibutuhkan banyak pembahasan di level pengambil kebijakan yang dapat menentukan kelangsungan hidup industri musik itu sendiri. Ini juga membuktikan pentingnya keberadaan music office, pengurus musik di sebuah wilayah, yang diisi orang-orang yang mengerti masalah.

Sumber foto: Jacob Surland (CC BY-NC 2.0)

 

, , ,

No comments yet.

Leave a Reply